Karena aku terlalu lemah dengan perasaanku saat ini
Aku tak perduli sesering apa aku menangis
Dan sejauh mana aku harus menahan rindu tentangmu
Aku hanya ingin meluapkan sesak yang terlalu dihatiku
Sering aku memandang..
Memandang kejauhan dan menceritakan indahmu pada tiap kesunyian
Mungkin benar selama ini kau hanyalah bayang
Biarkanlah rindu yang bicara padamu
Tentang aku yang terlalu malu untuk mengaku
Bahwa rindu yang ada selalu berpendar tak pernah tergulung waktu
Sebatas angin yang berhembus
Mungkin sebatas itulah kau menghampiri diriku
Dapat kurasakan kehadiranmu
Tetapi aku tak dapat memelukmu walau sejenak
Pernah ada saat dimana aku melewati setiap malam sunyi tanpa bintang
Saat aku diam dalam kegelapan
Dan hadirmu menjadi setitik cahaya yang terangi kehidupan
Tetaplah berpijar dalam gelapnya sisi kehidupanku yang tidak pernah berpendar
R@
Tidak ada komentar:
Posting Komentar